Kamis, 06 September 2018

ARTIKEL MENGGAMBAR PROPORSI DAN ANATOMI TIPE TUBUH MANUSIA

MENGGAMBAR PROPORSI DAN ANATOMI TIPE TUBUH MANUSIA

Gambar terkait
        Figur tubuh manusia tidak statis, dalam mempelajari anatomi serta tipe tubuh manusia kita dituntut untuk mengamati dan menganalisis bagian dan bentuk tubuh orang disekitar kita guna memahami bentuk tubuh manusia. Langkah awal dalam menggambar proporsi tentunya kita harus tau dan memahami bagian-bagian dan bentuk tubuh manusia serta perbandingan ukuran bagian tubuh manusia agar gambar anatomi terlihat proporsional.

        Hal pertama yang harus disiapkan adalah peralatan menggambar : pensil, penghapus, penggaris dan kertas. Pastikan pensil seruncing yang anda inginkan. Gunakan pensil H untuk membuat garis bantu agar tidak terganggu oleh garis maupun coretan tebal. Biasakan memulai gambar dengan membuat proporsi, bentuk dan tekanan garis secara global menggunakan pensil H. Apabila sudah selesai dengan yang dimaksud, lanjutkan menggambar kebagian-bagian detail kemudian diperjelas dan diaksentuasi dengan pensil B atau 2B. Banyak orang yang senang dan terbiasa menggambar detailnya terlebih dahulu bagian demi bagian tubuh, hingga akhirnya menjadi sebuah gambar manusia yang utuh. Cara menggambar ini kita tidak dapat melihat dari awal baik tidaknya proporsi, bentuk dan tekanan garis tubuh yang digambar. Kesalahan baru disadari saat gambar sudah (hampir) selesai. Untuk memperbaikinya banyak yang harus anda hapus atau bahkan anda harus menggambar ulang.

      Pembahasan selanjutnya menjelaskan tentang ukuran - ukuran dan perbandingan propori ideal tubuh wanita. Kerangka tubuh ditampilkan secara sederhana dalam bentuk trapesium, lingkaran dan elips, dan dilihat secara frontal (tampak depan).

1. Kerangka Tubuh

       Dengan penggaris dan pensil gambarlah kerangka torso wanita. Karena frontal, maka trapesium badan dan trapesium panggul harus simetris antara bagian kiri dan bagian kanan. Garis panjang badan dan garis tinggi panggul harus berada tepat ditengah (garis tengah) trapesium, tegak lurus dengan bahu, garis pinggang, dan panggul. Untuk ukuran bentuk kepala, cobalah menggambar bentuk oval menyerupai telur dalam setengah bagian badan.

2. Proporsi Tubuh 1 : 8,5

    Pada tubuh yang berdiri tegak dengan kaki rapat, ada sebuah garis imajiner yang secara vertikal menghubungkan titik tengah dileher depan dengan titik diantara kedua telapak kaki, yang disebut garis tumpu.

  • Dalam mode proporsi ideal yaitu 1 : 8,5, maksduanya ukuran tinggi tubuh adalah 8,5 kali ukuran tinggi kepala.
  • Mulai dari kepala hingga torso adalah 1/2 panjang seluruh tubuh hingga mata kaki.
  • Tinggi kepala 1cm diatas pundak
  • Garis siku berada diatas pusar
  • Panjang seluruh tubuh dari kepala hingga mata kaki adalah 2 kali panjang kepala, leher, dan torso
  • Posisi lutut adalah 1/2 panjang antara pangkal paha dan mata kaki
  • Telapak kaki dalam kondisi memakai sepatu tinggi
3. Keseimbangan Gerak Tubuh
     
    Bila seseorang berdiri hanya dnegan satu kaki yang menyangga berat tubuh, torso dan tungkai tidak lagi terlihat tegak melainkan meliuk menyerupai huruf S. Hal ini terjadi karena torso mencari keseimbangan agar posisi tubuh tetap dalam keadaan rileks.

4. Menggambar tangan

     Amatilah dengan cermat dan berlatihlah gambar tangan dibawah ini untuk melengkapi gerakan tangan yang modis. Berikut adalah dasar menggambar tangan

Hasil gambar untuk menggambar tangan pada busanaGambar terkait



5. Menggambar Kaki dan Sepatu


Hasil gambar untuk menggambar kaki dan sepatu pada busana

6. Menggambar Wajah

    Tampak Depan
Hasil gambar untuk menggambar wajah pada busana

    Tampak Samping
Gambar terkait

7. Figur Seluruh Tubuh

Hasil gambar untuk proporsi tubuh wanita

8. Anatomi Tipe Tubuh Manusia

     Terdapat tujuh tipe dasar bentuk tubuh, yaitu
  1. Tinggi dan kurus
  2. Tinggi dan besar
  3. Pendek dan kurus
  4. Pendek dan gemuk
  5. lebar bagian atas
  6. lebar bagian bawah
  7. Gemuk pada bagian pinggang
Hasil gambar untuk anatomi tipe tubuh manusia dalam busana

      Perlu diingat bahwa pengelompokan berdasarkan penampilan visual si pemakai. Pertimbangan lain adalah warna dan kepribadian individu mereka. Orang pendek kurus sesuai dengan warna gelap untuk menunjukkan vitalitas pemakainya. Sebaliknya orang tinggi kurus sesuai memakai warna terang karena cenderung memiliki kepribadian yang tenang.

Sumber :

  • MENGGAMBAR BUSANA oleh Dra.Uswatun Hsanah, M.Si, Dra. Melly Prabawati, Muchamad Noerharyono, S.Pd
  • http://uny.ac.id
  • http://library.uny.ac.id
  • http://journal.uny.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar